Kelompok Perlis Raih Penghargaan Video Paling Kreatif di Perlis
By Admin on Dec 20, 2025 229x dibaca
Perlis, Malaysia, 19 Desember 2025 — Jumat malam di Perlis menjadi momen berkesan bagi peserta Orientasi Mahasiswa Doktor Universitas Muhammadiyah Malaysia (UMAM). Dalam suasana hangat dan penuh apresiasi, panitia secara resmi mengumumkan Kelompok Perlis sebagai peraih penghargaan Video Paling Kreatif, sebuah penghargaan bergengsi yang menutup rangkaian kegiatan orientasi.
Penghargaan ini diberikan atas karya video bertema kunjungan akademik dan budaya ke Perlis Geopark serta Muzium Kota Kayang (Tapak) Warisan dan Budaya. Video tersebut dinilai unggul karena mampu mengemas perjalanan lapangan menjadi cerita visual yang kuat, reflektif, dan sarat makna akademik, sekaligus mudah dipahami dan menarik untuk ditonton.
Melalui sudut pandang kreatif, video ini menghadirkan pertemuan nyata antara teori manajemen, nilai-nilai budaya, dan prinsip keberlanjutan. Keindahan alam Perlis Geopark dipadukan dengan kekayaan sejarah dan warisan budaya di Muzium Kota Kayang, sehingga proses belajar tidak lagi bersifat abstrak, melainkan kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan masyarakat setempat.
Panitia Orientasi Mahasiswa Doktor UMAM menyampaikan bahwa penghargaan ini bertujuan mendorong mahasiswa doktor untuk berpikir kritis, kreatif, dan reflektif dalam mengaitkan teori akademik dengan realitas sosial dan budaya. “Video ini membuktikan bahwa pembelajaran doktoral tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga tumbuh dari pengalaman lapangan yang bermakna,” ungkap salah seorang perwakilan panitia. Malam apresiasi berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan, sekaligus menjadi penutup rangkaian orientasi yang menekankan nilai akademik, kolaborasi, dan pemahaman lintas budaya.
Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Malaysia diharapkan semakin meneguhkan jati dirinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang mendorong pembelajaran transformatif, kreatif, dan berwawasan keberlanjutan, selaras dengan tantangan global dan konteks lokal.